Tujuan Coaching dan Mentoring, Mengapa Begitu Penting?

Tujuan Coaching dan Mentoring Mengapa Begitu Penting?

Cukup banyak orang yang pernah mengikuti coaching serta mentoring. Bila melihat tujuan coaching dan mentoring, wajar jika banyak perusahaan atau institusi yang mewajibkannya. Baik di kalangan business owner, leader maupun profesional, semuanya memerlukan coaching sehingga potensi dirinya dapat lebih berkembang. Simak selengkapnya di sini:

Definisi Coaching dan Mentoring

Coaching merupakan aktivitas yang diberikan oleh seorang coach kepada coachee dengan maksud membuat coachee menyadari kelebihannya dan mampu mencapai tujuan professional atau personalnya. Sebagai contoh, sebuah perusahaan mengadakan coaching setiap beberapa periode untuk mengembangkan keterampilan karyawannya, sehingga karyawan dapat mencapai atau bahkan melebihi target yang diinginkan.

Meski terdengar serupa, mentoring memiliki arti yang sedikit berbeda dari coaching. Mentoring merupakan metode yang digunakan dalam proses pendampingan seorang mentor kepada mentee, yang berbasis pada pengalaman sang mentor. Mentoring, akan jauh lebih efektif dijalankan bila mentee belum mempunyai pengalaman di suatu area tertentu.

Tujuan Coaching dan Mentoring

Tujuan dari diadakannya coaching yakni mencari serta memaksimalkan potensi dalam diri seseorang. Setiap individu membawa karakteristik yang berbeda, mulai dari keunggulan hingga kelemahannya. Dengan coaching, potensi yang sudah ada dapat dikembangkan sehingga dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan.

Jadi, tujuan utama coaching bukanlah mengajari, melainkan sebagai sarana bagi individu untuk dapat mengembangkan apa yang sudah ada dalam dirinya. Seringkali seseorang bukannya tidak memiliki kemampuan, hanya saja belum berkesempatan untuk mengenal dirinya dengan baik, termasuk memahami potensinya sendiri.

Oleh sebab itulah coaching banyak memfokuskan dengan masalah tertentu. Misalnya ada anggota yang kesulitan dalam hal mengatur waktunya, maka anggota tersebut akan diberikan pelatihan manajemen waktu. Di samping itu mengenal keunggulan yang dimilikinya, sehingga dapat digunakan dalam performa kerjanya.

Berkesinambungan dengan coaching, mentoring bertujuan untuk membantu seseorang untuk menjadi versi lebih baik dari dirinya. Setelah mengenali potensi yang dimiliki melalui coaching, perlu dilakukan mentoring dalam bentuk bimbingan. Akan melakukan hal apa berdasarkan potensi yang sudah ada?

Dengan bimbingan yang dilakukan secara bertahap dan konsisten, seluruh peserta diharapkan dapat berkembang menjadi versi terbaik dirinya. Tidak harus sama dengan orang lain, melainkan berkembang sesuai apa yang ada pada karakteristiknya. Hal ini akan berdampak terhadap kinerja dan juga karir peserta.

Fokus pada mentoring adalah melakukan pendekatan. Pendampingan yang penuh dukungan perlahan dapat memotivasi seseorang untuk melihat dan menemukan sisi terbaik dirinya. Sehingga ketika menghadapi kesulitan dapat dihadapi dengan lebih baik.

Mengapa Perlu Mengikuti Coaching dan Mentoring?

Sebelumnya telah dibahas mengenai tujuan coaching dan mentoring bagi perkembangan kinerja seseorang. Sebenarnya coaching serta mentoring tidak hanya dilakukan untuk orang yang memiliki kesulitan dalam pekerjaan atau usahanya. Bagi pebisnis yang ingin meningkatkan usaha juga bisa mengikutinya.

Contohnya orang yang telah memiliki usaha namun masih merasa kurang terhadap pencapaiannya. Bisa juga calon pengusaha yang belum menjalankan bisnis namun merencanakan ingin mulai berbisnis. Tidak terbatas usia, orang yang telah pensiun dan ingin mengembangkan kapasitas diri pun dapat mengikutinya.

Banyak keuntungan yang didapatkan dengan mengikuti coaching hingga mentoring, sehingga hal ini justru disarankan. Ibarat sebelum terjadi masalah sudah melakukan antisipasi. Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan dari mengikuti coaching serta mentoring:

  • Menumbuhkan kinerja yang konsisten sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
  • Pengelolaan customer serta meningkatkan jumlah customer.
  • Pertumbuhan profit dari perusahaan.
  • Peningkatan produktivitas yang disertai kemampuan kritis dalam mengatasi permasalahan yang terjadi.
  • Pembentukan visi dan misi, nilai, serta identitas perusahaan.
  • Menciptakan pola pikir yang strategis serta disiplin hingga eksekusi.
  • Pembentukan tim yang terarah serta lebih solid.

Demikian pembahasan mengenai tujuan coaching dan mentoring. Melihat keunggulan dari aktivitas ini, sangat wajar jika banyak instansi mewajibkan para anggota untuk mengikutinya. Begitu pula untuk para pengusaha yang sedang merintis bisnis maupun hendak memulainya.