Perbedaan Investasi Dan Trading yang Harus Diketahui

Perbedaan Investasi Dan Trading yang Harus Diketahui

Masih banyak orang awam dalam dunia investasi yang mengatakan bahwa investasi dan trading merupakan dua kegiatan yang sama, padahal tidak. Investasi dan trading sangat berbeda. Perbedaan investasi dan trading terlihat jelas jika kedua hal ini dipahami baik baik. Agar lebih jelas, simak kelima perbedaan antara investasi dan trading berikut:

1. Definisi

Dalam hal definisi saja, investasi dan trading sudah memiliki perbedaan. Mungkin terlihat singkat, namun itu bisa menjelaskan semuanya. Itu karena definisi adalah hal yang paling mendasar untuk membedakan kedua hal ini.

Sederhananya, investasi adalah kegiatan menghasilkan uang dari pasar dengan membeli sebuah kekayaan yang berharga dan menyimpannya untuk waktu yang panjang. Sedangkan trading adalah kegiatan niaga yang dilakukan dengan cara membeli saham, lalu menjualnya lagi dengan cepat. Investasi bisa berupa benda namun trading hanya berkisar pada saham.

2. Jangka Waktu

Selanjutnya, perbedaan investasi dan trading melingkupi tentang jangka waktu. Kedua jangka waktu yang dibutuhkan oleh investasi dan trading cenderung berbeda sekali. Melihat jangka waktu saja, dapat disimpulkan jika keduanya berbeda.

Jangka waktu yang digunakan untuk berinvestasi bisa sangat lama, karena memang investasi adalah meraih keuntungan jangka panjang. Investasi bisa digunakan untuk bertahun tahun. Sementara jangka waktu trading sangat pendek. Apabila seorang trader membeli saham pada pagi hari, maka malamnya si trader dapat menjual saham dengan cepat sebelum harganya menurun.

3. Tujuan

Mari masuk pada sisi perbedaan tujuan. Sudah ditegaskan berkali kali jika investasi adalah meraup keuntungan dalam jangka waktu yang lama. Seorang investor berinvestasi atas suatu barang, misalnya tanah. Investor tersebut mempertahankan tanah dan akan menjualnya kembali jika pada suatu saat jika harga tanah sedang naik pesat.

Untuk trading sendiri, tujuannya adalah mengambil keuntungan sebanyak mungkin dari permainan saham. Seorang trader harus cekatan dalam hal berebut saham. Melihat kapan waktu yang tepat untuk mengambil saham termurah kemudian menjualnya kembali saat sedang naik harga. Tentu saja, semakin baik pemilihan waktu jual beli saham, keuntungan trader akan semakin tinggi.

4. Faktor Resiko

Semua hal di dunia ini tentu memiliki resiko yang sepadan dengan keuntungannya. Seperti investasi yang memiliki resiko rendah, namun keuntungan akan rendah juga apabila dilakukan pengembalian aset dalam waktu pendek. Maksudnya, aset dapat terjamin masih bagus dan terawat jika dijual kembali dalam waktu dekat, namun keuntungan yang didapat berangka rendah.

Trading sendiri memiliki resiko yang cukup besar. Namun, nilai keuntungan yang bisa didapatkan juga tinggi dalam waktu yang pendek. Maksudnya, saham yang dimiliki dapat menurun harganya jika disimpan lama. Jadi, pemegang saham harus cepat cepat menjual kembali jika sudah memegang saham di tangan atau harga saham akan jatuh merosot jauh.

5. Manfaat yang Dimiliki

Poin terakhir adalah sisi manfaat yang dimiliki. Pada investasi, ada beberapa manfaat alias fasilitas yang bisa didapatkan. Investor dapat memiliki bonus, pemecahan saham, dividen, dan lain lain. Namun, ada penantian panjang yang harus dilewati terlebih dahulu.

Trading sendiri lebih ringkas. Kegiatan trading tidak difasilitasi seperti halnya investasi. Itu karena trading memainkan pasar dalam waktu yang singkat. Namun, kerugian yang didapatkan bisa cenderung lebih kecil dari investasi.

Begitulah lima perbedaan investasi dan trading yang harus dipahami oleh seluruh awam. Perlu diketahui, kini lingkup investasi dan trading tidak hanya berputar di saham, uang atau properti. Investasi dan trading kini mulai berpusat pada kripto, mata uang yang membawa banyak keuntungan. Baca lebih jelas mengenai trading dan investasi kripto di situs https://sickforprofit.com.