Asuransi Adira Syariah

Asuransi Adira Syariah

Saat ini begitu beragam produk layanan asuransi yang ada di sekitar kita. Asuransi syariah disebut sebagai pilihan asuransi yang proses pelayanannya mengikuti kaidah asuransi yang berlaku. Asuransi syariah dalam bekerja tentu berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional-MUI dana dalam melakukan setiap pelayanannya tentunya berada di bawah pengawasan Dewan Syariah Nasional. Semakin hari layanan asuransi syariah semakin diminati oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari data – data yang dirangkum oleh Orientasi Jasa Keuangan yang mengungkapkan bahwa per 31 Desember 2016 terdapat empat perusahaan asuransi yang berbasis syariah dan juga terdapat 24 unit usaha syariah.

Asuransi kendaraan syariah yakni suatu produk jasa perlindungan yang diberikan oleh suatu pihak asuransi yang dapat anda gunakan untuk mobil yang anda miliki tentunya dengan prinsip syariah yang berlaku. Sebenarnya perbedaan prinsip syariah pada asuransi terletak pada jenis akad dan pengelolaan dana. Asuransi syariah tentu dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah serta tidak boleh mengandung gharrar (ketidakpastian), riba (Bunga), maisir (perjudian) dan berbagai hal lain yang tidak sesuai prinsip syariah islam. Perbedaan dengan asuransi konvensional yang memiliki premi asuransi, pada asuransi syariah menggunakan prinsip kontribusi peserta yang akan dikumpulkan dalam pool dana tabarru’ yang tidak dapat dipakai oleh perusahaan asuransi.

Seperti asuransi konvensional, asuransi syariah umumnya menawarkan dua jenis produk yakni :

  1. Asuransi mobil all risk

All risk jika diartikan dalam bahasa indonesia memiliki arti “keseluruhan risiko”. Maksudnya, asuransi jenis ini mampu mengcover secara keseluruhan kerusakan yakni segala jenis kerusakan yang akan terjadi di kemudian hari baik dari kerusakan ringan hingga kerusakan berat maupun kehilangan. Namun, kekurangan dari jenis asuransi ini adalah biaya yang dibutuhkan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan asuransi TLO (Total Loss Only)

  1. Asuransi Mobil TLO (Total Loss Only)

Total Loss Only jika diartikan sebagai “hanya (jika) kehilangan total”, hal ini memiliki arti bahwa anda hanya dapat mengajukan klaim asuransi hanya jika terjadi “kehilangan total”. Dalam dunia asuransi, maksud kehilangan total yakni kerusakan yang terjadi lebih dari 75% maupun tindak pencurian atau juga dapat karena tindak pidana perampasan. Apabila kerusakan yang terjadi pada mobil anda kurang dari itu maka anda tidak dapat mengajukan klaim asuransi. Kenapa memilih nilai 75%? Nilai 75% diambil karena dianggap apabila kerusakan mobil mencapai jumlah itu maka mobil dianggap sudah tidak dapat digunakan lagi. Kelebihan jenis asuransi mobil TLO (Total Loss Only) adalah nilai premi yang lebih rendah jika dibandingkan dengan All risk.

Asuransi Adira Syariah merupakan asuransi mobil syariah terbaik. Salah satu produk Adira adalah autocillin syariah. Ada berbagai alasan kenapa anda harus memilih autocillin sebagai produk layanan asuransi anda. Autocillin syariah dilengkapi berbagai fitur terbaik seperti Mobile Claim Application yang memudahkan anda dalam pengajuan klaim dan tentunya lebih cepat. Selain itu autocillin syariah juga dilengkapi fitur Emergency Road Assistance yang berguna untuk membantu anda ketika mendapatkan masalah di jalan sehingga anda tidak perlu bingung serta khawatir lagi. Selain kelebihan yang telah disebutkan tentunya autocillin syariah sudah bersertifikasi Halal dan toyiban oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pengelolaan dana dalam asuransi syariah mengacu pada Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dengan cara berikut:

  1. Dalam asuransi syariah terdapat sistem ta’awuni yaitu kewajiban mendermakan sebagian kontribusi dari tiap peserta. Tujuannya untuk saling memikul resiko apabila ada salah satu anggota terkena musibah.
  2. Jika dalam asuransi konvensional dikenal dengan premi asuransi, maka di asuransi syariah dikenal dengan dana tabarru’. Namun, perusahaan asuransi tidak boleh memakai dana tabarru’ milik peserta karena melanggar kaidah syariah. Oleh karena itu, untuk tetap dapat membiayai perusahaan maka perusahaan asuransi mengambil dana dari dana ujrah berdasarkan kesepakatan tiap anggotanya. Perusahaan asuransi umumnya menggunakan akad mudharabah untuk membagi  hasil keuntungan investasi tersebut tentunya dengan kesepakatan peserta. Jika Anda membutuhkan asuransi yang sesuai dengan prinsip dan kaidah syariah maka lebih disarankan untuk memilih Adira Insurance Syariah.